5 Penyebab Berat Badan Susah Turun Meski Rajin Olahraga

idCare.id – Memikirkan berat badan yang tidak turun-turun memang bikin frustrasi. Rajin olahraga bukan jaminan berat badan akan ideal, selama masih melakukan kesalahan-kesalahan ini. Selain faktor aktivitas fisik, dalam hal ini olahraga, nutrisi juga besar pengaruhnya pada berat badan. Asupan kalori yang lebih tinggi dibandingkan pembakarannya, jelas tidak menguntungkan bagi yang ingin kurus.

Namun dari olahraganya sendiri, ada juga beberapa kesalahan yang perlu dikoreksi.

1. Gerakan kurang variatif

Ketika olahraga, banyak orang berfokus pada satu jenis gerakan. Misalnya untuk mengecilkan perut, sepanjang hari hanya melakukan sit up. Gerakan ini memang sangat terfokus pada otot perut, karena mengisolasi gerakan otot tersebut. Tentu sangat efektif. Namun dalam hal pembakaran kalori, jauh lebih efektif jika melibatkan kelompok otot lainnya dengan menambahkan gerakan lain sebagai variasi.

2. Intensitas tidak meningkat

Tubuh manusia sangat pandai melakukan adaptasi, termasuk otot dan sistem saraf. Hanya dalam 6-8 pekan, olahraga seakan kehilangan manfaatnya jika dilakukan dengan intensitas yang sama. Pada titik tersebut, akan terjadi plateau. Berat badan tidak lagi turun, seolah-olah mentok. Untuk mengatasinya, secara bertahap intensitas harus selalu ditingkatkan. Peningkatan intensitas ini sudah harus dijadwalkan jauh-jauh hari ketika mulai menjalankan program turun berat badan.

3. Fokus hanya pada kardio

Latihan kardiovaskular memang membakar banyak kalori. Maka tidak heran pada pelari dan pesepeda tubuhnya ramping-ramping. Namun jangan mengharapkan tubuh akan seramping itu jika hanya mengandalkan olahraga kardio. Menambahkan sesi latihan beban akan meningkatkan massa otot, yang artinya juga meningkatkan konsumsi energi dari pembakaran kalori. Jangan fokus hanya pada kardio, tapi lakukan juga jenis olahraga lain yang juga mampu membakar lemak.

4. Meremehkan istirahat

Istirahat adalah bagian penting dari latihan. Olahraga dalam kondisi otot letih tidak akan pernah memberikan hasil maksimal. Butuh rehat untuk memberi kesempatan sel-sel otot memperbaiki diri dari kerusakan, agar berfungsi optimal pada sesi latihan berikutnya. Istirahat juga berperan penting untuk menjaga ketahanan mental kita selama menjalani program ini.

5. Tidak konsisten

Olahraga berat di akhir pekan, pasti akan membakar banyak kalori. Tapi jangan berharap berat badan akan turun dengan serta merta, jika enam hari berikutnya lebih banyak duduk di depan komputer. Efek olahraga terhadap laju metabolisme akan segera hilang jika tidak dijalankan secara rutin. Konsistensi dan tekad adalah salah satu faktor utama agar progam penuruan berat badan ini berhasil. Tanpa konsistensi, semua hal yang telah dilakukan akar berakhir sia-sia tanpa sisa.